JURNAL TERAPI PSIKOANALISA PDF

Psikoterapi Islam adalah sebuah metodologi yang berdasarkan al-Qur’an dan . 8 Ensiklopedi al-Qur’an, Al-Nafs, dalam Jurnal Ilmu dan Kebudayaan, . 23 Javad Nurbakh,ÔÇŁTasawuf dan Psikoanalisa: Konsep Iradah dan Transferensi dalam. Psikoterapi Dewasa Ini: Dari Psikoanalisa hingga Transaksional (Ed). Terapi pemaafan untuk meningkatkan optimisme warga binaan pemasayarakatan di. Psikoanalisa mempunyai pandangan mengenai kepribadian yang sehat yang . dilihat di dalam teori personalitas dan model terapi adalah bukan ilmiah. . Woodrow di dalam jurnal 62 konseling biblika menyimpulkan masalah yang ada .

Author: Vum Zulubar
Country: Kazakhstan
Language: English (Spanish)
Genre: Music
Published (Last): 17 June 2018
Pages: 324
PDF File Size: 11.71 Mb
ePub File Size: 1.4 Mb
ISBN: 446-7-85023-370-5
Downloads: 63917
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Akinor

Walk on your own feet. May 6, in Bahasa InggrisUncategorized. Kemungkinan terjadinya permasalahan tersebut adalah kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh keluarga terhadap M. Sehingga saat M meninggalkan rumah, keluarganya tidak ada yang curiga atau mengawasinya. Salah satunya adalah pslkoanalisa bersama yang berkualitas, memprioritaskan kebersamaan.

Kesanggupan keluarga dalam menyediakan waktu bersama untuk saling berbagi kasih dan perhatian, kelembutan, kegembiraan, ketakutan bahkan dalam kemarahan merupakan unsur yang memperkokoh keluarga. Keluarga yang kokoh dan sehat adalah yang meluangkan waktu bersama, melakukan sesuatu bersama. Jadi permasalahan tersebut dapat dilihat sebagai kurangnya waktu bersama yang berkualitas dalam keluarga M.

Pengawasan dapat dilakukan melalui komunikasi secara terbuka dengan si anak. Ini terutama dimaksudkan agar orangtua dapat memantau tearpi anaknya. Orangtua harus mengetahui orang-orang di sekitar si anak yang sering menjadi temannya dalam ber- facebook. M menggunakan situs jejaring sosial padahal usianya belum mencukupi. Kemungkinan terjadinya permasalahan tersebut adalah anak belum mulai belajar untuk mengontrol psikoanwlisa sendiri. Menurut Santrockpola asuh indulgent adalah gaya terwpi dimana orang tua sangat terlibat dalam kehidupan anaknya tapi tidak banyak memberi batasan atau kekangan pada perilaku mereka.

Orang tua ini sering membiarkan anaknya untuk melakukan apa yang si anak inginkan dan membiarkan anak mencari cara sendiri untuk mencapai tujuannya, sebab orang tua model ini percaya bahwa kombinasi dukungan pengasuhan dan sedikit prmbatasan akan menciptakan anak yang kreatif dan percaya diri.

Hasilnya adalah si anak biasanya tidak belajar untuk mengontrol perilakunya sendiri. Orang tua ini tidak memperhitungkan seluruh aspek perkembangan si anak. Selain terapu, berdasarkan teori teraoi hubungan keluarga, yaitu hubungan antar orang tua-anak. Beberapa hal yang menjadi indikasi serasinya hubungan antara orang tua-anak antara lain: Adanya pengetahuan dan wawasan orang tua-anak tentang pentingnya hubungan yang setara dalam keluarga; Tumbuhnya rasa cinta dan kasih psikoaanalisa antara orang tua-anak atau sebaliknya; Munculnya rasa hormat dan menghargai satu sama lainnya; Adanya sikap dan perilaku orang tua yang rasional dan bertanggung jawab terhadap proses tumbuh kembang anak; Adanya kemampuan orang tua untuk mendeteksi gejala yang memungkinkan timbulnya permasalahan anak.

Jadi permasalahan tersebut dapat dilihat sebagai adanya psikkanalisa kebutuhan dan keinginan antara pengharapan orang tua terhadap anak dengan apa yang sebenarnya diinginkan oleh anak yang menjadi sumber dari tidak efektifnya komunikasi antara orang tua dengan anak.

Tanpa orang tua M sadari, mereka memberikan kebebasan yang berlebihan tanpa pengawasan pada aktivitas yang dilakukan M.

M diduga bertemu dan dibawa teman dari situs jejaring sosial tersebut yang baru dikenalnya. Kemungkinan terjadinya permasalahan tersebut adalah penggunaan situs jejaring sosial yang tanpa kontrol. Sehingga ia dapat mengenal siapa saja di dunia luar, yang belum tentu itu adalah identitas aslinya dan tidak terjamin keamanannya.

Mereka bersifat sentimentil, mudah terguncang dan bingung. Tugas perkembangan remaja yang berkaitan dengan permasalahan ini adalah: Mencapai hubungan sosial yang lebih matang dengan teman-teman sebayanya, baik dengan teman-teman sejenis maupun jenis kelamin lain; Dapat menjalankan peranan-peranan sosial menurut jenis kelamin masing-masing; Menerima kenyataan realitas jasmaniah serta menggunakannya seefektif-efektifnya dengan perasaan puas; Mencapai kebebasan emosional dari orang tua atau orang dewasa lainnya; Memperlihatkan tingkah laku yang secara sosial dapat dipertanggung jawabkan; Memperoleh sejumlah norma-norma sebagai pedoman-pedoman dalam tindakan-tindakannya dan sebagai pandangan hidupnya.

Teman pergaulan sering juga disebut teman bermain pertama kali didapatkan manusia ketika ia mampu berpergian ke luar rumah. Pada awalnya, teman bermain dimaksudkan sebagai kelompok yang bersifat rekreatif, namun dapat pula memberikan pengaruh dalam proses sosialisasi setelah keluarga.

  BAV99 SOT23 PDF

Berbeda dengan proses sosialisasi dalam keluarga yang melibatkan hubungan tidak sederajat berbeda usia, pengalaman, dan peranansosialisasi dalam kelompok bermain dilakukan dengan cara mempelajari pola interaksi dengan orang-orang yang sederajat dengan dirinya.

Jadi permasalahan tersebut dapat dilihat sebagai bukti penyalahgunaan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat mengakibatkan munculnya dampak negatif.

Mereka memasuki fase perkembangan yang tidak stabil. Sejalan dengan perkembangan fungsi jasmani, perkembangan intelektualnya berlangsung sangat intensif. Mereka biasanya memiliki minat yang tinggi terhadap pengetahuan dan pengalaman baru.

Anak dan remaja otomatis memerlukan perlindungan mental, fisik, sosial, ekonomi dari dampak negatif internet, termasuk pengawasan terhadap penggunaan facebook. Perlindungan ini harus dilakukan kalangan keluarga, sekolah, masyarakat, maupun pemerintah. Hak anak sudah dilindungi hukum. UU ini menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

UU tersebut harus diterjemahkan secara konkret dalam kehdiupan sehari-hari. Keluarga harus senantiasa mengawasi anak mereka saat memanfaatkan layanan internet. Intimacy, Diversity, and Strengths. An Introduction to Developmental Psychology. Gruwell dengan cepat belajar bahwa murid-muridnya memiliki lebih banyak potensi yang perlu diperhatikan daripada PR harian. Murid-murid Gruwell mengatakan bahwa itu adalah semacam kebencian dan kesalah pahaman yang menuju Holocaust.

Gruwell terkejut mengetahui bahwa murid-muridnya belum pernah mendengar tentang Holocaust. Gruwell bekerja paruh waktu untuk mendapatkan uang tambahan untuk membeli buku The Diary of a Young Girl karangan Anne Frank. Dia juga memberikan setiap siswa jurnal agar mereka untuk memiliki tempat untuk mendiskusikan perasaan mereka, ketakutan mereka, dan pengalaman mereka. Yang memang untuk pertama kalinya, para siswa berminat di bidang akademik.

Siswa-siswi ini mendapatkan pengakuan yang luar biasa dari media dan dari pemerintah, berharap bahwa orang lain akan menemukan inspirasi dalam kisah sukses mereka. Dilihat dari perspektif psikologi pendidikan, Erin Gruwell menggunakan pendekatan humanistik dalam pengajarannya. Adapun prinsip-prinsip humanistik antara lain:.

Mengakui pentingnya personal freedom dan responsibility dalam proses pengambilan keputusan yang berlangsung sepanjang hidup. Mind bersifat aktif, dinamis. Melalui mind, manusia mengekspresikan keunikan kemampuannya sebagai individu, terwujud dalam aspek kognisi, willing, dan judgement. Berdasarkan prinsip itu, Erin ingin membuat murid-muridnya menjadi individu yang lebih baik dan saling menghormati satu sama lain dengan menggunakan berbagai metode pengajaran yang berbeda-beda dan jurnzl dengan fenomena yang dialami murid-muridnya.

Seperti saat dia membuat permainan garis, mengadakan kunjungan ke museum, dan mengundang Miep Gies. Film ini juga menceritakan bagaimana proses pendidikan multikultural berlangsung dan dapat terlaksana dengan baik.

Meskipun pihak sekolah yang sudah mendapat otonomi sekolah terintegrasi tidak menjalankan sistem pendidikan multikultural ini, tetapi Erin tetap menjalankannya dengan dukungan dari pihak-pihak lain. Permainan garis dan kunjungan ke museum merupakan pelatihan yang diberikan Erin kepada psiikoanalisa agar lebih sadar budaya kulturdengan menganalisis kultur yang dipengaruhi faktor historis, sosial, dan politik sehingga membentuk pandangan mereka tentang kultur dan etnis.

Konsep Freud yang anti rasionalisme menekankan psikoanallsa tidak sadar, konflik, dan simbolisme sebagai konsep primer. Manusia pada hakekatnya bersifat biologis, dilahirkan dengan dorongan-dorongan instingtif, dan perilaku merupakan fungsi mereaksi secara mendalan terhadap jurjal itu. Manusia bersifat tidak rasional dan tidak sosial, dan destruktif terhadap dirinya dan orang lain.

[email protected] | Just another weblog

Energi psikis yang paling dasar disebut libido yang bersumber dari dorongan seksual yang terarah kepada pencapaian kesenangan. Pada mulanya Freud mengembangkan teorinya tentang struktur kepribadian dan sebab-sebab gangguan jiwa.

Manusia pada hakekatnya bersifat biologis, dilahirkan dengan dorongan-dorongan instingtif, dan perilaku merupakan fungsi mereaksi secara mendalam terhadap dorongan-dorongan tersebut. Manusia bersifat tidak rasional, tidak sosial, dan destruktif terhadap dirinya sendiri ddan orang lain. Menurut Freud teori kepribadian menyangkut 3 hal. Terdiri dari cara bagaimana psikoanalisx psikis itu disitribusikan serta digunkan oleh id, ego, dan super ego. Kepribadian individu menurut Freud telah mulai terbentuk pada tahun-tahun pertama psikoannalisa masa kanak-kanak.

Pada umur 5 tahun hampir seluruh struktur kepribadian telah terbentuk, pada tahun-tahun berikutnya hanya menghaluskan struktur dasar tersebutTujuan konseling psikoanalitik adalah membentuk kembali struktur karakter individu dengan membuat yang tidak sadar menjadi sadar dalam diri klien. Tujuan konseling adalah membentuk kembali struktur karakter individu dengan membuat yang tidak sadar menjadi sadar pada diri klien.

  LIBRE CHAOTICA PDF

Resistensi dalam Psikoterapi Terhadap Trauma KDRT Pada Anak (Perspektif Psikoanalisa)

Proses pdikoanalisa pada usaha menghayati kembali pengalaman-pengalaman masa kanak-kanak. Pengalaman masa lampau ditata, didiskusikan, dianalisa, dan ditafsirkan dengan tujuan untuk merekontruksikan kepribadian. Psikoanallisa karakteristik konseling ini adalah bahwa terapi atau analisa bersikap anonim tak dikenal dan bertindak dengan sangat sedikit menunjukan perasaan dan pengalamanya, sehingga dengan demikian klien akan memantulkan perasaanya kepada konselor.

Konselor terutam berkenaan dengan membantu klien mencapai kesadaran diri, ketulusan hati, dan berhubungan pribdi yang lebih efektif, dalam menghadapi jjrnal melaui cara-cara realistis. Pertamam-tama konselor harus membuat suatu hubungan kerjasama dengan klien dan kemudian melakukan serangkaian kegiatan mendengarkan dan menafsirkan.

Konselor memberikan perhatian kepada resistensi atau penolakan klien. Sementara klien berbicara, konselor mendengarkan dan memberikan penafsiran yang memadai fungsinya adalah pempercepat proses jurrnal hal-hal yang tersimapan dalam ketidaksadaran. Pada proses trnsfensi ini, liendapat secara bebas mengungkapkan pengalaman-pengalamnnya agar terapis dapat mengetahui masalh yang dihadapi klien secara lebih detail.

Teknik- T eknik T erapi. Fokus dari family therapy bukan pada pasien individu, melainkan keluarga secara keseluruhan. Argumen dasarnya adalah bentuk treatment ini lebih logis, cepat, memuaskan, dan ekonomis untuk merawat seluruh anggota keluarga daripada berkonsentrasi pada satu orang yang harus diberikan treatment. Tugas dari family therapist adalah untuk mengubah hubungan jhrnal anggota keluarga yang bermasalah sehingga perilaku simtomatik tersebut hilang.

Untuk mencapai hal ini, family therapists mengembangkan berbagai strategi dan teknik, berdasarkan teori yang berbeda-beda, dengan tujuan memperbaiki hubungan sehingga seluruh anggota keluarga dapat menyesuaikan diri, termasuk pasiennya itu sendiri. Family therapy mencakup metode dalam menghadapi keluarga dengan berbagai macam kesulitan biopsikososial.

Beberapa family therapists berpendapat bahwa seluruh masalah manusia secara esensi herapi dan family therapy terlibat dalam hal tersebut. Yang lain berargumen bahwa marital dan family therapy digunakan untuk masalah hubungan yang spesifik atau sebagai pendamping treatment farmakologis, seperti pada penderita skizofrenia.

Sebagian family therapists juga berpendapat bahwa masalah yang perlu diatasi dengan terapi adalah masalah yang dihadapi klien, seperti orang tua, anak-anak, atau pasangan yang membutuhkan bantuan.

Yang lain berpendapat bahwa masalahnya lebih baik dihadapi oleh diagnosa psikiatrik professional, seperti kekerasan dalam rumah tangga, atau seseorang dengan masalah alcohol. Pada awal abad ke, psikoanalisis menjadi kekuatan dari terapi. Kemudian di jurrnal Perang Dunia Kedua muncul berbagai tantangan baru diantaranya stress pada keluarga yang berkaitan dengan psikosnalisa pada masa peperangan, tekanan baby boomdan perubahan peran laki-laki dan perempuan sebagai hasil dari peluang pendidikan dan pekerjaan yang baru.

Hal ini memancing peneliti dan clinician untuk memperhatikan proses intrafisik dan individual untuk menemukan akar permasalahan psikologis; yang kemudian menjadi awal kelahiran family therapy. Family therapy tidak secara langsung muncul dari kajian psikologi, melainkan berawal dari teori general peikoanalisa dan cybernetics. Feedback yaitu proses jirnal perilaku sebuah sistem dapat diperbaiki dan dipandu melalui informasi yang dimiliki sistem tersebut.

Informasi ini terdiri dari systems performance yang berhubungan dengan lingkungan, juga hubungan diantara bagian-bagian dari sistem. Feedback untuk mengembalikan kondisi dasar, yang dinamakan homeostatisatau menguatkan performance dari sistem. Dari teori general systems dan cyberneticspendekatan atau pemikiran sistemik telah mencapai konsep yang lebih fokus terhadap hubungan diantara elemen dibanding atribut elemen tersebut, sebagaimana yang biasa dilakukan psikoanalisis secara tradisional.

Sebagaimana sistem yang mengorganisasikan bagian-bagian dalam membentuk keseluruhan yang kompleks dan lebih besar dari bagian-bagian tersebut, keluarga lebih dari sekedar sekelompok individu; yakni jaringan hubungan.